Kalsium Amonium Nitrat (CAN) adalah produk amonium nitrat yang dimodifikasi dan ditingkatkan. Dengan mengintegrasikan nitrogen dan kalsium untuk membentuk garam majemuk, ia memiliki banyak keuntungan seperti pasokan nitrogen yang cepat, suplementasi kalsium yang ditargetkan, dan perbaikan tanah. Ini mengatasi kelemahan amonium nitrat murni, yaitu mudah terbakar, mudah meledak, dan rentan menggumpal. Hasilnya, ini menjadi bahan mentah yang efisien dan aman di bidang pertanian, konstruksi, dan bidang lainnya.
Sifat fisik:
Penampilan: Pada suhu kamar, berbentuk partikel bulat berwarna putih atau putih keabu-abuan (ukuran partikel 2-4 mm). Beberapa merek berwarna hijau. Partikelnya seragam dan memiliki fluiditas yang baik.
Kelarutan: 100% larut dalam air, dengan laju pembubaran cepat dan tanpa residu. Pada suhu 20℃, kelarutannya jauh lebih baik dibandingkan pupuk kalsium tradisional seperti kalsium klorida dan kalsium sulfat. Larutan berair bersifat asam lemah hingga netral (pH 5-8).
Stabilitas: Higroskopisitasnya lebih lemah dibandingkan amonium nitrat murni. Itu tidak mudah menggumpal. Bahan ini hanya terurai perlahan pada suhu tinggi (>200℃), tanpa risiko ledakan, dan keamanan transportasi serta penyimpanan Telah ditingkatkan secara signifikan.

Skenario aplikasi dan keuntungan:
Adaptasi terhadap tanah: Sangat cocok untuk tanah masam (pH <6,5), dapat menetralkan keasaman, mengurangi konsentrasi aluminium aktif, dan mengurangi fiksasi fosfor; di tanah alkalin, tidak ada kehilangan penguapan amonia, dan tingkat pemanfaatan nitrogen 10%-20% lebih tinggi daripada urea.
Tanaman yang dapat digunakan: Terutama digunakan untuk tanaman ekonomi dengan kebutuhan kalsium tinggi, seperti tomat, paprika (untuk mencegah pembusukan ujung bunga), apel (untuk mencegah keropeng pahit), anggur (untuk mencegah buah pecah-pecah), dll., dan juga cocok untuk tanaman ladang besar seperti gandum, jagung, dan bunga, sayuran.
Metode aplikasi:
Pupuk dasar / pemupukan: Takaran aplikasi per mu adalah 15-25 kg, dapat dilakukan dengan cara tanam lubang atau tanam strip, hindari kontak langsung dengan benih;
Integrasi pupuk air: Diencerkan dan diaplikasikan melalui irigasi tetes atau irigasi sprinkler, laju aplikasi per mu adalah 5-10 kg, efisiensi penyerapan tanaman meningkat sebesar 30%;
Penyemprotan daun: Diencerkan ke dalam larutan 0,3%-0,5%, disemprotkan selama masa pertumbuhan buah untuk segera meringankan gejala kekurangan kalsium.
Fungsi inti:
Sinergi nitrogen ganda: Nitrogen nitrat mulai berlaku dalam waktu 24-48 jam, nitrogen amonium dilepaskan secara perlahan, dengan durasi pemupukan 4-6 minggu;
Peningkatan kualitas: Meningkatkan kadar gula buah dan kandungan vitamin C, meningkatkan kekerasan, dan memperpanjang masa penyimpanan;
Peningkatan adaptasi: Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap dingin dan ketahanan terhadap penyakit, mengurangi terjadinya penyakit jamur.
Mulai Pesanan Anda
Kirimkan formulir pertanyaan Anda untuk mendapatkan penawaran harga yang disesuaikan.
Alamat E-mail Anda...